Ada beberapa aliran pemberian MPASI, ada yang memilih memberikan bubur beras (serealia) dulu, kenalan sama sayur dulu, maupun nyicipin buah dulu.. yuk kita coba ulas satu per satu sedikit ya!
Mulai dengan serealia
Selain sederhana dan gampang dibuat sendiri di rumah, bubur beras juga diperkaya zat besi, tinggi kalori, rendah alergen, sangat mudah dicerna dan paling mudah diubah konsistensinya (kepadatannya) sehingga pencernaan bayi tidak kaget. Untuk sereal yang dapat diberikan diawal MPASI adalah beras putih, beras merah, atau beras cokelat (wholesomebabyfood menganjurkan beras cokelat). American Academy of Pediatrics, beberapa DSA juga komunitas MPASIRumahan merekomendasikan pilihan ini.
Mulai dengan sayuran
Pilihan untuk pemberian sayuran terlebih dahulu adalah untuk menghindari risiko bayi akan menolak untuk makan sayur dimasa datang, karena sayuran lebih langu dan kurang manis daripada buah. Namun, diawal2 MPASI sebenarnya sayuran yang dianjurkan juga termasuk sayuran yang tergolong “manis” seperti butternut squash,labu parang, ubi jalar, kabocha.
Mulai dengan buah-buahan
Buah adalah salah satu sumber makanan yang mudah
dicerna oleh pencernaan bayi yang masih belum terlalu kuat. Selain itu, buah
memiliki rasa yang manis, sehingga diasumsikan dapat mendekati rasa ASI yang
juga manis. Beberapa ahli yang mendukung pemberian buah sebagai MPASI pertama
adalah konsultan gizi Wied Harry dalam bukunya “Variasi Makanan Sehat Bayi” dan
dr. Jack Newman, seorang konselor laktasi internasional. Buah yang dianjurkan
untuk awal MPASI adalah alpukat, namun bukan berarti buah2 yang lain kurang
layak untuk awal MPASI, karena buah kaya akan vitamin dan serat. Buah-buahan
yang dapat dikonsumsi secara langsung adalah pepaya, pisang, dan alpukat.
Sementara buah2 yang lain di awal pemberian MPASI hendaknya dikukus atau
direbus terlebih dahulu. Wholesomebabyfood juga merekomendasikan alpukat dan pisang sebagai first
solid yang dapat diberikan untuk bayi berusia 6+ (disamping serealia yang juga
direkomendasikan oleh situs ini).
Nahh, mana yang dipilih silakan kembali pada keyakinan & naluri masintg-masing ya.. karena pada dasarnya pasti tiap orang tua mau memberikan yang terbaik untuk anaknya.
truss,, ada beberapa Hal lain yang pernting untuk diperhatikan nih
4 Days rule
Alias pemberian 1 jenis makanan yang sama selama 4 hari berturut-turut. Kenapa?
Ini bertujuan untuk mengetahui apakah si kecil mengalami tanda-tanda suatu alergi atau ketidakcocokan terhadap makanan yang diasup. Jika iya, maka kita bisa menghentikan pemberian makanan penyebab alerginya itu dan menggantinya dengan asupan lain. Jangan kuatir pilihan jadi terbatas, kapan-kapan bisa dicoba diberikan lagi kok, tapi tetap ya.. dengan 4 days rule lagi tentunya.
Tekstur halus
Dalam tahap perkenalan ini konsistensi makanannya dibuat encer dulu ya..kira2 menyerupai cairnya ASI, supaya bayi gak kaget pencernaannya. wong selama 6 bulan ini dia taunya cairan melulu gitu lho.. Setelah melalui minggu pertama, bisa dibuat lebih pekat secara bertahap sampai nanti akhirnya berupa potongan utuh.
Sabar dan telaten
Gak usah maksain baby ngabisin makanan pertamanya.. karena ini masih tahap perkenalan dan asupan utama baby adalah ASI, maka acara makan ini hanyalah icip-icip belaka, hehehe.. macem test food gitu. Salah satu sumber (lupa baca dimana) menyarankan beri waktu maksimal 30 menit atau kurang, tergantung animo si baby. Kalo dia udah buang muka ya udah, kita hargai aja kalo udah gak mau. Intinya sih..gak perlu pasang target apa-apa selain kenalan ya :)
No Gulgar, No MSG
Salah satu bagian pemberian MPASI yang menantang nih, hehehe
Baiknya baby kita gak perlu kenalan dulu sama gula, garam apalagi MSG, minimaal sampe dia umur 1 tahun. Banyak negatifnya kalo kita buru-buru kenalin mahluk-mahluk ini.
Garam itu memperberat kerja ginjal bayi, gula menanamkan kecenderungan kesukaan hanya pada makanan manis, potensi diabetes & obesitas. MSG alias mecin, duhh jelas gak sehat ya.. potensial pemicu kanker juga kerusakan jaringan otak (bisa baca disini).
Kenapa gw bilang menantang?
Beberapa senior citizen beranggapan "kasian makanannya gak dikasi gula / garem, kan tawar" palagi kalo sampe si anak GTM alias Gerakan Tutup Mulut "tuuh kan, mana doyan dia hambar gitu, kasi garem sama penyedap dong"
Padahal oh padahal ada kemungkinan alesan2 lain kenapa anaknya GTM.. gak enak badan kah, masih kenyang kah, atau campuran makanannya terlalu banyak sehingga rasa & tampilannya memang gak karuan :D
hmm..kira2 itu dulu ulasan ttg memulai MPASI
Tunggu edisi selanjutnya yaks, hiohohoo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar